The Difference In The Effect Of Elderly Fitness Exercise And Balance Exercise On Improving Postural Balance Among Participants Of The Elderly Exercise Group At Fajarmulya Community Health Center

Authors

  • Vestia Eva Yupita UPTD Puskesmas Fajarmulya

DOI:

https://doi.org/10.55227/ijhet.v5i3.1211

Keywords:

Elderly Fitness Gym, balance exercise, Elderly Balance, Time Up and Go Test (TUGT)

Abstract

Elderly is a part of the stage of human life journey, the elderly is not a disease but is an advanced stage of a life process marked by a decrease in the body's ability to adapt to the environment and a decrease in balance in the elderly. To determine the difference in the effect of elderly gym and balance exercise on improving postural balance. The research design used a pretest and a posttest two group design. 20 elderly people were sampled by purposive sampling. Group I fitness exercise for the elderly was carried out 3 times a week for 4 weeks, group 2 was given balance exercise performed 3 times a week for 4 weeks. The measuring tool uses the Time Up and Go Test (TUGT). Before giving the intervention the balance value in groups I and 2 experienced a decrease in the highest balance of 27 and the lowest 22. After giving the intervention there was an increase in the balance of group I, the highest score was 21, the lowest value was 17 and in group 2 the highest 20 was the lowest 15. Hypothesis test got p-value results. <0.05, which means that there is an effect of giving the intervention and there is a difference in the effect of giving the elderly gym with balance exercise. There is an effect of giving the elderly gym intervention with balance exercise and there is a difference in giving the elderly gym with balance exercise. It is necessary to do research to improve balance in pre-menopausal age and type of work.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Achmanagara, A. A. (2012). Hubungan faktor internal dan eksternal dengan keseimbangan lansia di Desa Pamijen, Sokaraja, Banyumas. Tesis. Depok: Universitas Indonesia.

Agustin, L. (2014). Deskriptif tentang karakteristik lingkungan yang berisiko terjadinya jatuh pada lansia di Desa Susukan, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang. Jurnal Keperawatan, 7(2), 100–106.

Allender, J. A., & Warner, K. D. (2014). Community and public health nursing: Promoting the public’s health.

Anggriani, & Sulaiman. (2018). Efek postur tubuh terhadap keseimbangan lanjut usia di Desa Suka Raya, Kecamatan Pancur Batu. Jurnal JUMANTIK, 3(2).

Azizah. (2011). Keperawatan lanjut usia. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Azmi, R. (2016). Pengaruh senam bugar lansia Indonesia terhadap penurunan kadar kolesterol pada lansia. Universitas Negeri Semarang.

Cahyoko, W. D. (2016). Pengaruh latihan peregangan terhadap keseimbangan dinamis pada wanita usia 60–70 tahun Club Lansia Anggrek Karangpilang Kota Surabaya. Jurnal Kesehatan Olahraga, 4(1), 92–97.

Costa, D. P., & Nila Wahyuni, et al. (2016). Pelatihan Hatha Yoga modifikasi dapat meningkatkan keseimbangan dinamis pada lansia di Denpasar Timur. Jurnal Ilmiah Fisioterapi Indonesia, 4(1).

Dewi, R. (2014). Keefektifan balance training dalam meningkatkan fungsi keseimbangan lansia. 4(2). Jember.

Hewitt, J., Refshauge, K. M., Goodall, S., Henwood, T., & Clemson, L. (2014). Does progressive resistance and balance exercise reduce falls in residential aged care? Randomized controlled trial protocol for the SUNBEAM program. Clinical Interventions in Aging, 9, 369–376. https://doi.org/10.2147/CIA.S53931

Ivanenko, Y., & Gurfinel, V. S. (2018). Human postural control. Frontiers in Neuroscience, 12, 1–9.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Situasi dan analisis lanjut usia. Infodatin, Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI.

Khodhiroh, R. M. (2018). Peningkatan keseimbangan statis dan dinamis pada wanita melalui senam bugar lansia Berseri Bancar Tuban. Jurnal Kesehatan Olahraga, 6(2).

Kiik, S. M., et al. (2018). Peningkatan kualitas hidup lanjut usia (lansia) di Kota Depok dengan latihan keseimbangan. Jurnal Keperawatan Indonesia, 21(2), 109–116.

Kusumawardani, D., & Andanawarih, A. (2018). Peran Posyandu lansia terhadap kesehatan lansia di Perumahan Bina Griya Indah Kota Pekalongan. Jurnal SIKLUS, 7(1).

Lanawati, & Listyowati, et al. (2015). Hubungan antara senam kesegaran jasmani dengan fungsi kognitif dan keseimbangan tubuh lansia di Denpasar, 3(2).

Listyarini, D. A., & Alvita, W. G. (2018). Pengaruh balance exercise terhadap keseimbangan tubuh lansia di Desa Singocandi, Kabupaten Kudus. JIKO (Jurnal Ilmiah Keperawatan Orthopedi), 2(2).

Manangkot, M., & Wayan, et al. (2016). Pengaruh senam lansia terhadap keseimbangan tubuh pada lansia di Lingkungan Dajan Bingin Sading.

Mekayanti, A. D. P., Indrayani, et al. (2015). Optimalisasi kelenturan (flexibility), keseimbangan (balance), dan kekuatan (strength) tubuh secara instan dengan menggunakan “Secret Method”. Jurnal Virgin, 1(1), 40–49.

Mu’awanah, R. (2019). Pengaruh balance exercise dan gaze stability exercise terhadap peningkatan keseimbangan pada lansia.

Munawwarah, M., & Nindya, P. (2015). Pemberian latihan pada lansia dapat meningkatkan keseimbangan dan mengurangi risiko jatuh lansia. Jurnal Fisioterapi, 15(1).

Murtiyani, N., & Hartini, S. (2019). Pengaruh pemberian 12 balance exercise terhadap keseimbangan postural pada lansia. Jurnal Keperawatan, 12(12).

Notoatmodjo, S. (2010). Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Novianti, & Mariana, D. (2018). Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku lansia dalam mengikuti senam lansia. Jurnal Keperawatan Silampari, 1(2), 123–138.

Nugraha. (2016). Pelatihan 12 balance exercise lebih meningkatkan keseimbangan dinamis daripada balance strategy exercise pada lansia di Banjar Bumi Shanti, Desa Dauh Puri Kelod, Kecamatan Denpasar Barat. Jurnal Ilmiah Fisioterapi. https://ojs.unud.ac.id/index.php/mifi/article/view/18382/11905

Nurkuncoro, D. I. (2015). Pengaruh latihan keseimbangan terhadap risiko jatuh pada lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Yogyakarta Unit Budhi Luhur Kasongan Bantul. Universitas ’Aisyiyah Yogyakarta.

Prasad, & Galleta. (2011). Anatomi keseimbangan tubuh. https://text-id.123dok.com

Prasetya. (2015). Hubungan antara postur tubuh terhadap keseimbangan statik pada lansia.

Ramlis, R. (2018). Faktor-faktor yang berhubungan dengan risiko jatuh pada lansia di BPPLU Kota Bengkulu tahun 2017. Journal of Nursing and Public Health, 6(1).

Rasida, M. T. (2017). Pengaruh senam bugar lansia Indonesia terhadap keseimbangan dinamis pada wanita usia 60–79 tahun. Journal of Sport Coaching and Physical Education, 2(1).

Regolin, F., & Carvalho, G. A. (2010). Relationship between thoracic kyphosis, bone mineral density, and postural control in elderly women. Fisioterapia em Movimento, 14(5), 1–6.

Rosdina, I., & Annafisah, Z. (2012). Pengaruh senam lansia terhadap keseimbangan tubuh menggunakan Romberg Test pada lansia sehat: Studi di Desa Plamongansari, Kecamatan Pedurungan, Semarang. 4(2), 142–146.

Rudy, A., & Setyanto, R. B. (2019). Analisis faktor yang mempengaruhi risiko jatuh pada lansia. Jurnal Ilmu Kesehatan, 5(2).

Sagala, R. (2017). Pengaruh balance exercise terhadap keseimbangan dan kekuatan otot lansia dengan risiko jatuh di Puskesmas Kecamatan Kolang Kabupaten Tapanuli Tengah. Jurnal Ilmiah Kohesi, 1(2).

Santos, C. A. S., Dantas, E. N. M., & Moreira, M. H. R. (2015). Correlation of physical aptitude, functional capacity, corporal balance and quality of life (QoL) among elderly women submitted to a post-menopausal physical activities program. Archives of Gerontology and Geriatrics, 53(3), 344–349. https://doi.org/10.1016/j.archger.2010.12.019

Satria, H. M., Wahyuni, N., & Muliarta, M. I. (2015). Pelatihan 12 balance exercise lebih meningkatkan keseimbangan dinamis daripada balance strategy exercise pada lansia di Banjar Bumi Shanti, Desa Dauh Puri Kelod, Kecamatan Denpasar Barat. Jurnal Fisioterapi, Universitas Udayana, Denpasar, Bali.

Silviana, & Sherly, et al. (2014). Balance exercise terhadap keseimbangan postural pada lansia di PSTW Kasih Sayang Ibu Batusangkar. Jurnal INJEC, 1(2), 117–121.

Soetardji, & Wahyu, A. (2014). Efek pemberian latihan keseimbangan dalam mempertahankan kemampuan manula Panti Wredha Rindang Asih 1 Ungaran. Journal of Sport Sciences and Fitness, 3(1).

Suciana, F., Handayani, S., & Ramadhani, N. I. (2018). Pengaruh senam lansia terhadap penurunan risiko jatuh pada lansia. Jurnal Ilmiah Kesehatan, STIKES Muhammadiyah Klaten.

Suparwati, K. T. A., Muliarta, M. I., & Irfan, M. (2017). Senam Tai Chi lebih efektif meningkatkan keseimbangan daripada senam bugar lansia pada lansia di Kota Denpasar. Jurnal Sport and Fitness, 5(1), 82–93.

Supriyono. (2015). Aktivitas fisik keseimbangan guna mengurangi risiko jatuh pada lansia. Jurnal Olahraga Prestasi, 11(2).

Susenas. (2014). Statistik penduduk lanjut usia. Survei Sosial Ekonomi Nasional. Jakarta.

Takarani, N., & Utomo, B. (2016). Uji validitas kriteria Time Up and Go Test (TUG) sebagai alat ukur keseimbangan. Jurnal Fisioterapi, 9(2).

Wahyuni, S. D. P. N. (2016). Sehat dan bahagia dengan senam bugar lansia. Jurnal Penjakora, 3(1), 66–77.

Wijianto, Dewangga, M. H., et al. (2019). Risiko terjadinya gangguan keseimbangan dinamis dengan kondisi forward head posture (FHP) pada pegawai Solopos. 17(2).

World Health Organization. (2014). Populasi lansia 2014.

Downloads

Published

2026-09-24

How to Cite

Vestia Eva Yupita. (2026). The Difference In The Effect Of Elderly Fitness Exercise And Balance Exercise On Improving Postural Balance Among Participants Of The Elderly Exercise Group At Fajarmulya Community Health Center. International Journal of Health Engineering and Technology, 5(3). https://doi.org/10.55227/ijhet.v5i3.1211