The Relationship Between Driving Duration And Seating Position And Complaints Of Lower Back Pain Among Minibus Drivers At The Beriman Wilken Terminal In Tomohon
Main Article Content
Abstract
Lower back pain is commonly experienced by minibus public transportation drivers, which is believed to be influenced by the duration of driving and non-ergonomic seating positions. This study aims to determine the relationship between driving duration and sitting position and complaints of lower back pain among minibus public transport drivers at the Beriman Wilken Terminal in Tomohon. A cross-sectional observational study was conducted on 41 drivers. Data were collected via a questionnaire and an assessment of sitting posture using the RULA method. Chi-square test results indicated a significant association between driving duration and lower back pain complaints (p = 0.004) as well as between sitting posture and lower back pain complaints (p < 0.000). The majority of drivers drove more than 8 hours per day and had non-ergonomic sitting positions, which contributed to lower back pain complaints.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
References
Afif, M., Hartono, Y., & Hidayat, R. (2021). Hubungan lama mengemudi dengan keluhan low back pain pada sopir truk antar kota CV Semeru Putra Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(2), 112–120.
Ahmed, S., Rahman, H., & Yusuf, M. (2022). Gender differences in muscle physiology: Implication for musculoskeletal disorders. International Journal of Human Physiology, 14(1), 33–41.
Bantoro, S. J., Prihatin, M. Y., & Pratama, S. B. (2024). Hubungan lama kerja, postur kerja, dan jenis kelamin dengan kejadian low back pain pada pekerja weaving PT Apac Inti Corpora. Jurnal Kesehatan Kerja Indonesia, 12(1), 45–55.
Fahreza, I. (2022). Hubungan durasi duduk saat mengemudi dengan keluhan musculoskeletal disorders pada supir bus Terminal Amplas. Jurnal Ergonomi & Transportasi, 5(1), 12–20.
Fakar, L., Ridwan, S., & Nurhadi, T. (2023). Hubungan lama mengemudi dengan kejadian low back pain pada sopir DAMRI Mataram. Jurnal Kesmas Nusantara, 8(3), 145–154.
Hardy, N. R. (2020). Ergonomic sitting posture and driving-related musculoskeletal complaints among public transport drivers. Journal of Occupational Ergonomics, 6(2), 77–85.
Hutabarat, T. (2021). Ergonomi dan penerapannya di lingkungan kerja. Pustaka Mandiri.
Imanda, R. (2020). Penyakit akibat kerja dan faktor risikonya. Jurnal K3 Indonesia, 14(1), 25–34.
Irsadioni, D. (2021). Pengaruh posisi duduk dan lama kerja terhadap nyeri punggung bawah pada supir travel X di Kota Malang (Skripsi, Universitas Brawijaya).
Khalil Gibran, M., Setiawan, A., & Putri, D. (2020). Body mass index and its association with low back pain among adults. Indonesian Journal of Spine Health, 4(2), 55–63.
Kojongian, M. T., Lomboan, E. B., Palilingan, R. A., Salam, I., & Sattu, Y. (2025). Hubungan Antara Umur Dan Masa Kerja Dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) Pada Pekerja Rumah Panggung di Kelurahan Woloan 2 Kecamatan Tomohon Barat Kota Tomohon. Jurnal Kolaboratif Sains, 8(12), 8876-8886.
Leni, A., & Triyono, T. (2018). Hubungan usia dengan keluhan muskuloskeletal pada pekerja manual handling. Jurnal Fisioterapi Indonesia, 6(1), 20–27.
Maizura. (2015). Masa kerja dan risiko keluhan musculoskeletal pada pekerja pabrik. Dalam Wati, M. (2020). Jurnal Kesehatan Kerja, 8(2), 33–40.
Megawati, S. (2020). Durasi kerja dan pengaruhnya terhadap keluhan nyeri punggung bawah pada pekerja sektor informal. Jurnal Kesehatan Olahraga, 3(2), 89–97.
Mulfianda, A., Rahmawati, S., & Darmawan, Y. (2021). Gender differences and risk of musculoskeletal disorders in workers. Journal of Musculoskeletal Science, 7(1), 25–34.
Nugroho, H. (2020). Risiko gangguan musculoskeletal pada pengemudi transportasi umum. Jurnal Keselamatan Kerja, 9(3), 180–188.
Nyoman, I. G. (2022). Kuesioner Nyeri Punggung Bawah (adaptasi dari The Pain and Distress Scale oleh William J. K. Zung).
Prihatin, M. Y., Yusuf, A., & Ramlan, D. (2020). Efektivitas penerapan kesehatan kerja pada sektor transportasi dan risikonya terhadap musculoskeletal disorders. Jurnal K3 & Ergonomi, 13(1), 14–27.
Rangkang, J. R., Mautang, T., & Paturusi, A. (2021). Hubungan Antara Pelaksanaan Program Kesehatan Keselamatan Kerja Dengan Kejadian Kecelakaan Kerja Pada Pt Cahaya Nataan Di Ratahan 2020. Physical, 2(1), 123-130.
Rudiana, T. (2019). Pengaruh jenis kelamin terhadap risiko low back pain pada pekerja industri. Jurnal Teraputik Klinis, 4(2), 66–73.
Sangaji, A., Hamzah, F., & Lolo, T. (2020). Hubungan usia dengan keluhan musculoskeletal pada tenaga kerja sektor informal. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 12(1), 58–66.
Soeradji Tirtonegoro Hospital. (n.d.). Penyebab dan mekanisme nyeri punggung bawah. Departemen Promosi Kesehatan RSUP Dr. Soeradji Tirtonegoro.
Sugathot, M., Alfiansyah, R., & Putra, L. (2020). Duduk statis dan risiko nyeri punggung bawah pada pekerja transportasi. Jurnal Ergonomi Modern, 5(2), 43–50.
Suma’mur. (2014). Higiene perusahaan dan keselamatan kerja. Sagung Seto.
Susanti, D., & Wulandari, R. (2024). Prevalensi low back pain di Indonesia berdasarkan Riskesdas. Jurnal Epidemiologi Nasional, 15(1), 30–40.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
Wati, M. (2020). Masa kerja dan keluhan otot rangka pada pekerja: Review. Jurnal Kesehatan Kerja Nusantara, 7(2), 91–98.
World Health Organization. (2020). Low back pain global health estimates. https://www.who.int